Teknologi

Hobi Berbelanja Online? Pastikan Memilih Toko Yang Aman


Memiliki hobi berbalanja online tentu bukan masalah selama masih dalam batas kewajaran. Artinya, sebuah hobi berbelanja online dikatakan negatif apabila seseorang membeli barang yang tidak dibutuhkan, terlebih lagi jika akhirnya dibuang karena tidak berguna atau terlalu banyak. Hobi berbelanja bisa dikatakan mengganggu apabila jumlah pendapatan lebih kecil atau sama dengan pengeluaran. Hal ini akan menyebabkan seseorang tidak bisa menabung dan mempersiapkan dana darurat.

Untuk itu, belanja online yang aman juga harus dilakukan oleh semua orang. Tidak hanya yang hobi berbelanja online saja, tetapi sebaiknya dalam semua transaksi di dunia maya tersebut seseorang bisa memilih toko yang aman. Berikut ini adalah cara yang bisa ditempuh untuk memilih toko online yang aman.

  • Testimoni

Testimoni adalah ungkapan yang ditulis atau diposting oleh konsumen setelah bertransaksi secara online. Testimoni biasa diunggah pemilik toko sebagai bukti bahwa konsumen bisa berbelanja online yang aman di lapaknya. Testimoni bisa berupa hasil screenshoot dari percakapan SMS, BBM, Instagram atau WhatsApp. Selain itu bisa juga konsumen mengirim fotonya sebelum dan sesudah memakai produk, bagaimana hasilnya jika dilihat secara beriringan.

  • Katalog dan Deskripsi Jelas

Beberapa toko online lebih banyak mengupload gambar daripada kata – kata. Sebagian lainnya lebih banyak mendeskripsikan barang tanpa adanya gambar. Untuk berbelanja online yang aman, sebaiknya katalog online berisi keduanya dengan perbandingan yang tepat. Jadi, calon pembeli bisa melihat gambar dari produk dan deskripsinya secara menyeluruh. Contoh deskripsi yang baik dan lengkap adalah memuat bahan produk, harga, serta spesifikasi yang lain tergantung di bidang apa produk tersebut digunakan.

Itulah tadi cara – cara memilih toko online yang aman. 2 poin di atas merupakan poin utama yang harus diperhatikan seseorang dengan hobi belanja online. Berbelanja online yang aman merupakan langkah tepat untuk menjauhkan diri dari perilaku konsumtif. Selain itu, agar ada dana yang ditabung atau digunakan untuk investasi masa depan maka sebaiknya tidak semua pendapatan dibelanjakan. Karena masa kerja tidak selalu ada dan usia produktif pun semakin lama akan semakin habis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *