Gaya Hidup

4 Permainan Untuk Melatih Kerjasama Anak

Pemahaman akan pentingnya kerjasama perlu ditanamkan kepada anak sejak usia dini. Sebagai makhluk sosial, setiap manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Ketergantungan antara satu sama lain inilah yang kemudian melahirkan kerjasama. Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menanamkan pemahaman tentang kerjasama kepada anak. Contoh-contoh sederhana yang dilakukan orang tua bisa menjadi salah satu alternatif yang bisa digunakan.

Alternatif lain adalah dengan melalui permainan-permainan berkelompok, sehingga anak distimulus untuk bekerjasama dengan rekan satu timnya. Melalui kegiatan yang menyenangkan, esensi permainan lebih mudah untuk diterima dan dipahami. Berikut ini adalah jenis-jenis permainan yang bisa dijadikan ide untuk menanamkan semangat kerjasama kepada anak.

  1. Tarik Tambang

Salah satu permainan yang umum dilakukan saat merayakan hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini melatih kekompakan tim, konsentrasi anak, serta tanggung jawab atas satu sama lain. Permainan ini dilakukan oleh kedua tim yang saling menarik tambang yang dibentangkang ke arah mereka. Tim yang tertarik melewati garis batas dinyatakan kalah, sedangkan yang berhasil menarik tambang dinyatakan memenangkan permainan. Permainan ini juga bisa dilakukan oleh semua kelompok umur, sebab tingkat kesulitan dan peraturan permainannya bisa disesuaikan dengan kondisi peserta.

  1. Dragon Ball

Permainan Dragon Ball dapat dimainkan oleh semua kelompok usia termasuk oleh anak-anak taman kanak-kanak (TK) sekalipun. Tugas peserta adalah mengisikan air ke dalam pipa yang telah dilubangi untuk mengeluarkan bola di dalam pipa. Permainan dilakukan dengan salah satu anggota kelompok mengisikan air ke dalam pipa, sementara anggota kelompok lain menutup lubang-lubang yang ada di sepanjang pipa dengan tangan agar air tidak merembes keluar dan bola bisa terangkat naik keluar pipa. Permainan ini melatih kekompakan anggota kelompok, serta sikap rela berkorban dan tanggung jawab antar anggota kelompok.

  1. Pipe Lines

Pipe Lines merupakan permainan memindahkan bola dari suatu tempat ke tempat lain yang telah dipersiapkan menggunakan pipa yang telah dibelah. Setiap peserta memegang pipa dan berusaha membuat jalur untuk bola melalui pipa agar bisa sampai ke tempat tujuan tanpa jatuh. Permainan Pipe Lines mengajarkan anak untuk mengambil tindakan yang tepat, merangsang kemampuan anak untuk berkomunikasi antar anggota kelompok, mendisiplinkan diri, jujur, serta berkonsentrasi dalam menyelesaikan tugas yang diberikan kepadanya. Permainan ini bisa dimainkan oleh anak-anak TK hingga SD.

  1. Kapal Pecah

Permainan ini termasuk permainan yang cukup sederhana untuk dimainkan. Kita hanya membutuhkan beberapa koran bekas. Bahan berupa koran bekas dibagikan kepada anak-anak yang telah dibentuk menjadi kelompok. Seluruh anggota kelompok yang berjumlah 5 sampai 10 orang diharuskan untuk berdiri di atas koran tersebut. Koran diibaratkan sebagai kapal, dan anak-anak adalah penumpangnya. Pemimpin permainan kemudian memberikan instruksi untuk melipat koran tersebut menjadi dua bagian, kemudian seluruh anggota kelompok harus berdiri di atasnya. Begitu seterusnya hingga koran terlipat menjadi bagian yang paling kecil yang bisa memuat seluruh anggota. Permainan ini melatih keseimbangan, kekompakan, sikap rela berkorban, solidaritas, serta rasa percaya dengan teman.

Tak perlu takut bila setelah bermain anak jadi kotor. Bunda bisa berikan perawatan tubuh anak DOREMI THOMAS & FRIENDS yang didesain untuk kebutuhan anak. Produk ini terdiri dari sampoo, body wash dan juga parfum. Samponya mengandung aleovera yang bagus untuk rambut anak dengan busa yang melimpah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *